Monday, January 15, 2007

Surat terakhir untuk mamih tersayang !

Mamih yang saya sayangi dan cintai,

Saya tak dapat membalas ataupun mengembalikan semua kebaikan mamih terhadap saya.
Mamih berikan kasih sayang dan didikan yg baik dari kecil sampai saya menikah.
Tak terkira jasa mamih tanamkan pada diri saya.
Saya tak akan pernah dapat mengembalikan semua jasa yang mamih berikan pada saya.
Tak cukup sejuta kata terima kasih yang saya ucapkan untuk mamih. Tak cukup saya perlihatkan perbuatan baik saya kepada mamih. Rasanya tak dapat terungkapkan kata2 untuk membalas budi baikmu mamih tersayang !
Mamih selalu memberikan material dan spirit pada saya. Namun saya sampai kali inipun tak dapat memberikan apa-apa pada mamih.
Saya hanya dapat mengucapkan terima kasih pada mamih dengan mengikuti ajaran dan wejangan mamih serta perilaku mamih saat mamih bersama kami.
Tak cukup rasanya terima kasih saya ucapkan pada mamih. Oh..mamih ..tanpa mamih, saya tak akan seperti ini. Tanpa didikan dan kasih sayang mamih tak akan saya dapat bermasyarakat.
Mamih air mata saya selalu bercucuran bila teringat mamih. Mamih sungguh baik pada saya. Mamih sungguh sayang dan cintanya pada saya. Mamih selalu menjadi teladan dan panutan saya.
Tanpa mamih hidupku tak lagi bersinar, karena mamih berikan selalu sinar kebenaran pada hidup saya.
Insya Allah mamih, saya akan selalu mengikuti pesan-pesan mamih dan mengikuti semua ketoladan mamih memdidik dan memelihara keluarga sampai akhir hayat mamih.

Insya Allah mamih, saya akan selalu mendoakan mamih setiap hari sebagai tanda kasih seorang anak yang tak pandai berterima kasih pada mamihnya.
Semoga mamih mengerti, betapa sulitnya hidup saya tanpa mamih.

Selalu terbayang-bayang. Selalu terkenang-kenang oh mamih sayang !

0 Comments:

Post a Comment

<< Home